Powered By Blogger

Cari Blog Ini

Rabu, 18 September 2013

Bagaimana meningkatkan Rendemen Beras ?





I.          Pendahuluan

1.     Latar Belakang
Beras di samping berfungsi sebagai makanan pokok juga merupakan komoditas sosial politik yang strategis, sehingga permasalahan perberasan menjadi suatu agenda yang sangat penting ketika dihadapkan pada masalah ketersediaan, efisiensi, dan daya saing. Rendemen giling dari tahun ke tahun mengalami penurunan secara kuantitatif dari 70% pada akhir tahun 70 an menjadi 65% pada tahun 1985, 63,2 pada tahun 1999, dan pada tahun 2000 paling tinggi hanya 62%, bahkan kenyataan di lapang di bawah 60%.  Apabila 1 % penurunan rendemen maka kehilangan kuantitatif beras lebih dari 500.000 ton, maka angka ini bernilai kerugian devisa setara lebih dari 117,5 juta USD per tahun (asumsi produksi nasional 50 juta ton dan harga beras 235 USD/ton; KOMPAS,2001).

Kegiatan Lomba PKK Desa Taman Kecamatan Paiton Probolinggo